Dari Lapangan Hijau ke Narasi Sastra: Representasi Sejarah Sepak Bola Inggris dalam Perubahan Sosial Masyarakat

Authors

  • Khalil fauzan Universitas Negeri Malang Author
  • Rafa Danendra Aydin Universitas Negeri Malang Author
  • Pidekso Adi Universitas Negeri Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.70214/y9p6tr92

Keywords:

Sepak bola inggris, sejarah sepak bola, nilai keolahragaan, sastra inggris, perubahan sosial

Abstract

Sepak bola Inggris tidak hanya berkembang sebagai olahraga modern, tetapi juga sebagai fenomena sosial dan budaya yang merefleksikan perubahan masyarakat dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah sepak bola Inggris sebagai fenomena sosial, mengidentifikasi nilai-nilai keolahragaan yang berkembang dalam budaya sepak bola Inggris, menganalisis representasi sepak bola dalam sastra Inggris sebagai refleksi perubahan sosial, serta merumuskan model analisis interdisipliner yang menghubungkan sejarah, olahraga, dan sastra. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur . Data primer berupa novel, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang diakses melalui Scopus, JSTOR, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui pendekatan sejarah sosial, analisis nilai keolahragaan berdasarkan kerangka Arnold dan Cashmore, serta teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sepak bola Inggris berlangsung melalui empat fase utama, yaitu permainan rakyat, kodifikasi dan institusionalisasi, demokratisasi sebagai hiburan massa, serta komersialisasi global. Perkembangan tersebut melahirkan nilai-nilai keolahragaan seperti fair play, disiplin, solidaritas, loyalitas, dan kerja sama yang berkembang mengikuti dinamika sosial masyarakat Inggris. Analisis karya sastra menunjukkan bahwa sepak bola direpresentasikan sebagai simbol kelas sosial, negosiasi identitas gender, serta nasionalisme dan identitas komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sejarah sepak bola, nilai keolahragaan, dan representasi sastra merupakan tiga dimensi yang saling berkaitan dalam merefleksikan perubahan sosial masyarakat Inggris. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan interdisipliner dalam memahami sepak bola tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai fenomena historis, budaya, dan sastra.

Author Biographies

  • Khalil fauzan, Universitas Negeri Malang

    Jurusan Pendidikan Sejarah

  • Rafa Danendra Aydin, Universitas Negeri Malang

    Jurusan Pendidikan Sejarah

  • Pidekso Adi, Universitas Negeri Malang

    Jurusan Pendidikan Sejarah

References

Adi, N. P., Hasani, Z. F., & El Syam, R. S. (2024). Relasi Identik Antara Sepakbola Dengan Pendidikan Islam. Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 1–13. https://doi.org/10.32699/paramurobi.v7i1.6819

Andre, M., & Atmanegara, S. (2024). Memahami Identitas Budaya Melalui Lensa Sastra: Eksplorasi Humaniora dalam Era Globalisasi. Mouse Jurnal Humaniora, 1(2), 40–44. https://doi.org/10.69688/mouse.v1i2.149

Bafadal, M. F., Riyanto, F. I., Nanda, A. W. D., Darmo, D., & Febriianti, S. (2024). Review Aplikasi Teknologi Digital dalam Olahraga Sepakbola. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(3), 113–119. https://doi.org/10.37630/jpo.v14i3.1656

Bertin, P., Green, R., & Biddlestone, M. (2025). Football belongs to the people: A social identity perspective on attitudes toward the European Super League in the English Premier League. Psychology of Sport and Exercise, 76. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2024.102764

Djuyandi, Y., Muhammad Musthofa Siregar, & Muradi. (2025). Sepakbola Sebagai Entitas Bangkitnya Politik Populisme. Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(2), 1–10. https://doi.org/10.23969/paradigmapolistaat.v8i2.5159

Freeman, M. (2023). A brief study of football in London from 1800 to the founding of the Football Association in 1863. Soccer and Society, 24(1), 43–61. https://doi.org/10.1080/14660970.2022.2113128

Holt, R. (2025). Sport and the British: A Modern History. Sport and the British: A Modern History, 1–420. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780192852298.001.0001

Jones, B. (2024). Casual culture and football hooligan autobiographies: popular memory, working-class men and racialised masculinities in deindustrialising Britain, 1970s–1990s. Contemporary British History, 38(1), 95–117. https://doi.org/10.1080/13619462.2023.2278534

Juhanis, Ilham Azis, Muhammad Kamal, Ikadarny, & Haeril. (2024). Sosialisasi Permainan Sepakbola Modern untuk Menambah Pemahaman Bermain Sepakbola Masyarakat Kampung Saohiring. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 310–315. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v4i2.2582

Katz, M., Baker, T. A., & Du, H. (2020). Team identity, supporter club identity, and fan relationships: A brand community network analysis of a soccer supporters club. Journal of Sport Management, 34(1), 9–21. https://doi.org/10.1123/jsm.2018-0344

Lapsley, I. (2024). The significance of football in an urban mosaic. Accounting, Auditing and Accountability Journal, 37(2), 530–551. https://doi.org/10.1108/AAAJ-05-2022-5799

Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Resdati, Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan Analisis Domain; Meningkatkan Kredibilitas dan Kedalaman Penelitian Kualitatif. KAMBOTI: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 33–41. https://doi.org/10.51135/kambotivol6issue1page33-41

McFarland, A., Hill, I., Doden, W., & Benassi, C. (2026). The Equality of Life Game: Examining Class-Based Privilege and Inequality in Workforce Entry Through Experiential Learning. Journal of Management Education, 50(1), 71–101. https://doi.org/10.1177/10525629251374683

Nababan, D. N., Firmansyah, M. A., Ichsan, R. N., & Adi, S. (2024). Evektifitas Membangun Karakter Atlet Dalam Pembinaan Sepakbola. Jurnal Olahraga Kebugaran Dan Rehabilitasi (JOKER), 4(1), 38–43. https://doi.org/10.35706/joker.v4i1.11448

Numerato, D., & Svoboda, A. (2022). Collective Memory and Social Movements: Football Sites of Memory in Supporters’ Activism. Sociology of Sport Journal, 39(1), 99–107. https://doi.org/10.1123/ssj.2020-0200

Oakley, K. (2026). A 90-minute space in the week that was truly theirs: English football fans and the European Super League. European Journal of Cultural Studies, 29(2 Special Issue: Culture as Foundational), 377–390. https://doi.org/10.1177/13675494251356414

Penn, R., & Penn, M. (2021). The contours of contemporary English football: conjunctural change in the Premier League since 1992. European Journal for Sport and Society, 18(4), 326–346. https://doi.org/10.1080/16138171.2020.1841917

Purnomo, E., Ma’mun, A., Kusmaedi, N., Hendrayana, Y., Jermaina, N., Amirudin, A., Fitryona, N., & Sari, D. M. (2024). Integration of Social Values Through Sport. Retos, 52, 144–153. https://doi.org/10.47197/retos.v52.102459

Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara Dan Kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.61787/taceee75

Saleh, H. M., & Thajeel, E. K. (2025). Transformations in the global sports industry: reality challenges and investment prospects - the english premier league as a model. Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 24(2), 224. https://doi.org/10.20527/multilateral.v24i2.22520

Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif. Indonesian Research Journal on Education, 5(4). https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011

Sumarno, S., Gulsirirat, P., Alam, B. T., & Muhyiddin, A. S. (2025). Memetakan penelitian globalisasi dan komersialisasi pada sepakbola professional dengan analisis Bibliometrik. Sepakbola, 5(1). https://doi.org/10.33292/sepakbola.v5i1.349

Suryobroto, A. S., & Jiménez, J. V. G. (2022). Pendidikan karakter kemandirian peserta didik sekolah dasar melalui bermain sepakbola empat gawang. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(2), 155–169. https://doi.org/10.21831/jpji.v18i2.53076

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

Taylor, K., & Leslie-Walker, A. (2025). ‘We shouldn’t have to ask’: exploring the realities of minority ethnic women football spectators. European Sport Management Quarterly, 25(3), 387–408. https://doi.org/10.1080/16184742.2024.2389113

Turner, M. (2021). The Safe Standing movement: Vectors in the post-Hillsborough timescape of English football. Sociological Review, 69(2), 348–364. https://doi.org/10.1177/0038026120977809

Turner, M., & Fitzpatrick, D. (2025). Events, turns, and critical junctures: unpacking the temporality of supporter rights and democracy in English football. International Journal of Sport Policy and Politics, 17(1), 27–42. https://doi.org/10.1080/19406940.2024.2403389

Umam, K., Ridlo, U., & Alek. (2025). Pendekatan dalam Penelitian Bahasa dan Sastra. Journal of Literature Review, 1(2), 292–303. https://doi.org/10.63822/g1zdpy64

Yiapanas, G., Thrassou, A., & Vrontis, D. (2024). The contemporary football industry: a value-based analysis of social, business structural and organisational stakeholders. Accounting, Auditing and Accountability Journal, 37(2), 552–585. https://doi.org/10.1108/AAAJ-06-2022-5855

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Dari Lapangan Hijau ke Narasi Sastra: Representasi Sejarah Sepak Bola Inggris dalam Perubahan Sosial Masyarakat. (2026). Jurnal Sosial Humaniora, 3(1), 43-52. https://doi.org/10.70214/y9p6tr92